Doa — Jawsyan Kabir Dan Terjemahan

Yâ Khairal ghâfirîna, yâ Khairal fâtihîna, yâ Khairan nâshirîna, yâ Khairal hâkimîna, yâ Khairar râziqîna, yâ Khairal wâritsîna, yâ Khairal munzilîna, yâ Khairal muhyîna, yâ Khairal mâilîna, yâ Khairal ghâfirîna.

: Yā Man lahul-‘izzatu wal-jamāl, yā Man lahul-qudratu wal-kamāl, yā Man lahul-mulku wal-jalāl, yā Man huwal-Kabīrul-Muta‘āl, yā Munshias-shahābitth-thiqāl, yā Man huwa shadīdul-mihāl, yā Man huwa sarī‘ul-hisāb, yā Man huwa shadīdul-‘iqāb, yā Man ‘indahu husnuth-thawāb, yā Man ‘indahu Ummul-Kitāb.

: Membaca doa ini dengan penuh kekhusyukan di malam-malam mulia (seperti malam Jumat atau malam Lailatul Qadar) diyakini menjadi wasilah rontoknya dosa-dosa hamba.

Riwayat menyebutkan bahwa doa ini diturunkan oleh Malaikat Jibril AS kepada Nabi Muhammad SAW. Suatu ketika, Rasulullah SAW dalam peperangan mengenakan baju besi yang sangat berat hingga melukai tubuhnya. Kemudian, Malaikat Jibril datang menyampaikan salam dari Allah SWT dan berfirman agar beliau melepas baju perangnya dan sebagai gantinya membaca doa ini. Doa inilah yang akan menjadi pelindung yang sempurna bagi beliau dan umatnya. Doa ini disusun oleh Imam Ali Zainal Abidin (AS) dan pertama kali tercatat dalam kitab Al-Baladul Amin karya Ibrahim bin Ali Al-Amili Al-Kafami (wafat 905 H). doa jawsyan kabir dan terjemahan

(Lalu dilanjutkan dengan pujian-pujian nama Allah)

Berikut adalah teks Arab dan arti dari bait pembuka Doa Jawsyan Kabir:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Yâ Khairal ghâfirîna, yâ Khairal fâtihîna, yâ Khairan

Setiap pasal mengandung 10 asma/sifat Allah (kecuali pasal ke-55 yang berisi 11 asma). Refrain/Jeda:

: Setiap bait mengandung sekitar 10 nama atau sifat Allah yang berbeda, mulai dari Al-Rahman (Maha Pengasih) hingga Al-Kabir (Maha Besar). Refrain (Penutup Setiap Bagian)

Jangan hanya membaca teks Arabnya. Bacalah terjemahannya per pasal agar hati Anda ikut bergetar memahami keagungan Allah. Riwayat menyebutkan bahwa doa ini diturunkan oleh Malaikat

Doa Jawshan Kabir adalah rangkaian zikir panjang yang kaya makna—menggabungkan pujian, pengakuan sifat-sifat Allah, permohonan ampun, dan permintaan perlindungan. Untuk keperluan blog, sajikan doa ini dengan pembagian yang jelas: teks Arab, transliterasi, terjemahan, dan catatan sumber untuk setiap bagian. Ini memudahkan pembaca belajar, menghafal, dan merenungkan makna doa secara bertahap.

Membaca dan merenungkan makna terjemahan Doa Jausyan Kabir membawa dampak spiritual dan praktis yang sangat besar bagi seorang mukmin, di antaranya:

Tidak semua riwayat tentang keutamaan doa ini ditemukan dalam sumber-sumber hadis yang kuat (dha'if). Sebagian ulama, seperti yang tercatat di IslamQA , mengingatkan bahwa mereka belum menemukan doa ini dalam sumber-sumber yang otentik, sehingga disarankan untuk tidak meyakininya sebagai doa yang bersumber langsung dari Nabi SAW dengan sanad yang kuat. Namun, dengan niat yang baik dan keyakinan akan keutamaan nama-nama Allah yang terkandung di dalamnya, doa ini tetap dapat menjadi amalan yang bermanfaat.

Sore hari di hari Jumat merupakan waktu yang penuh berkah.

Di akhir setiap fasal, pembaca dianjurkan mengulang kalimat pujian dan permohonan keselamatan yang sama. Teks Doa Jausyan Kabir dan Terjemahan (Sampel Fasal Utama)